cover galileo
Ilustrasi belajar bentuk bumi

Sudah menjadi kurikulum yang wajib dipelajari sejak dari kecil (SD) bahwa bumi berbentuk Bola/Gblobe, bumi mengelilingi matahari, dan matahari itu sangat BESAR, hingga ratusan kali lebih besar dari bumi yang jaraknya sekian ratus juta kilometer jauhnya. Kita yang masih polos-polosnya kala itu sudah dijejali dengan angka-angka yang sangat tidak rasional untuk dipikirkan bahkan pada saat usia tersebut namun wajib untuk memercayainya. Karena bila tidak, tentu kita akan di cap sebagai anak bodoh hingga berujung tidak naik kelas/tidak lulus. Demikian itu yang membuat dogma bumi berbentuk bola sudah menancap kuat dipikiran kita bahkan hingga menjadi belief system kita.

Selama ribuan tahun (jauh sebelum Masehi) hingga sampai abad ke 15 Masehi tidak ada 1 sekolahpun didunia yang mengajarkan tentang konsep bumi mengelilingi matahari atau disebutheliosentrik“. Bukan karena pada abad-abad tersebut tid`ak ada pakar atau ilmuwan dibidang geografi dan astronomi, justru malah pada saat itu penelitian mereka tentang geografi dan astronomi patut di acungi jempol. Bahwa hasil dari penelitiannya lah, kapal laut dapat menyebrang antar pulau dan benua meski dimalam hari tanpa kompas dengan melihat formasi bintang. Bahkan ribuan tahun lalu sudah ada peradaban babilonia kuno yang telah menghitung gerhana matahari secara akurat dinamakan dengan siklus Saros yang mana masih gunakan NASA untuk menghitung Gerhana hingga sampai sekarang ini[1]. (lalu modern nya dimana ?)… Oke lanjut.

Galileo Yang Di Hukum Demi Memperjuangkan Sains ?

Banyak sekali informasi yang bersebaran bahwa galileo telah membela sains dan membuktikan bahwa bumi mengelilingi matahari lalu ia dihukum oleh otoritas agama karena memperjuangkan kebenaran dan penyumbang terbesar ilmu pengetahuan atau SAINS. Hhmm.. bener nggak nih?

Mari kita berpikir kritis menggunakan logika sehat dengan mengamati data yang sudah ada dimana-mana.

Kapan Galileo Pertama Kali Mempublikasikan Pemikirannya (Soal Bumi dan Planet-planet Mengelilingi Matahari) ?

Galileo berani mempublikasikan pemahamannya tentang teori Heliosentrik sejak Tahun 1610an. Fakta tersebut terbukti dengan karyanya yang bernama Sidereus Nuncius (Sidereal Messenger) yang isinya merupakan risalah astronomi pendek yang kala itu penerbitannya masih pakai bahasa latin dicetak pada tanggal 13 Maret 1610. Kita bisa cek sumbernya di Wikipedia[2]. Pada salah satu halaman dalam Sidereus Nuncius[3], Galileo menulis tentang pengamatan bulan, planet, dan benda-benda langit harus mengitari Bumi/Heliosentris.

Sidereus Nuncius
Sumber: https://en.wikipedia.org/wiki/Sidereus_Nuncius

Mari kita mainkan akal sehat kita, jika memang benar Galileo dihukum karena hasil penelitiannya yang menyatakan bumi ini dan planet-planet mengitari matahari, bahkan sudah sejak Maret 1610, kenapa pengadilan pertama kali jatuh pada tanggal 13 Februari 1633 ? Dan malah baru dijatuhi hukuman 4 bulan kemudian, yakni 22 Juni 1633 ?

Sebuah fakta bahwa, 23 Tahun lamanya Galileo diberi waktu kebebasan berfikir tentang hasil penelitiannya, tidak pernah ada kendala atau masalah apapun dengan pihak Gereja. Bahkan selama waktu tersebut sudah banyak banyak karya-karya ilmiah Galileo tentang konsep heliosentrik yang sudah publikasikan, seperti Sidereus Nuncius[3](1610), Saggiatore[4](1623), kemudian Dialogo sopra i due massimi sistemi del mondo[5] (1632) yang baru dipublikasikan awal 1633, baru laah si bapak itu di panggil pihak Otoritas Keagamaan yang kala itu adalah Gereja Katolik. Hhmmm.. Ada yang tau ngga kenapa? 🤔

Buku Karya Galileo The Assayer  dan Dialogo
Buku Karya Galileo The Assayer dan Dialogo

Jika ada yang menjawab, “Mungkin saat itu pihak otoritas gereja baru mengetahuinya makanya Galileo baru disidang“. Hhaha, Anda Salah Besar sob. Justru pihak gereja lah sudah tahu lebih dulu tentang buah pemikiran Galileo tsb sejak tahun 1610-an itu.

Bahkan seratus tahun sebelum karya galileo tentang heliosentris, sudah ada karya dari Nicolaus Copernicus dengan banyak bukunya, salah satunya yang berjudul De revolutionibus orbium coelestium[6](1543), seorang ilmuwan asal Polland yang sejak usianya 23 tahun sudah menimba banyak ilmu di Italia.

Nicolaus Copernicus dan karya Tulisannya.
Nicolaus Copernicus dan karya Tulisannya.

Lalu apakah Copernicus diadili oleh pihak otoritas Keagamaan kala itu? Yang mana Pollandia dengan Italia kala itu adalah bagian dari negara kristen Eropa yang mempunyai otoritas keagamaan Gereja yang kuat dalam konstitusi negaranya? Tidak pernah ada 1-pun sejarah yang mengisahkan kalau Copernicus di-adili, karena memang Ia tidak pernah di adili soal ide Heliosentrisnya. Hhmm . Sudahkah anda menemukan kejanggalannya ? 🤔

Karya tulisan Copernicus tentang Heliosentis sudah sampai Italia kala itu, tapi bukunya tidak laku dipasaran, tidak ada masyarakat atau tokoh-tokoh yang mau membaca, karena sudah dianggap tidak rasional. Berbeda dengan Galileo yang malah mendukung habis dan meneruskan buah karya pemikiran Copernicus. Pada tahun 1610-an itulah Galileo sudah mulai mempublikasin ke umum, akan tetapi usahanya tidak membawa pengaruh apa-apa dimasyarakat. Tidak ada yang peduli dengan pemikiran Heliosentris mereka berdua. Termasuk pihak gereja yang tidak pernah mau menyoal ide mereka tersebut. Tapii…..

Galileo mulai kesal lantaran usahanya kerap tidak di akui, akhirnya Ia menuliskan buku yang paling kontroversi yang berjudul Dialogo sopra i due massimi sistemi del mondo atau “The Dialogue Concerning the Two Chief World Systems“, yang isinya tidak cuma dialog perihal ilmiah astronomi semata melainkan ada beberapa hal pemikiran yang dapat menggiring iman manusia dalam kesesatan (menyalahkan filsuf terpercaya mereka), tidak cuma itu, pada isi buku itu juga ada singgungan bahkan menyerang peran otoritas keagamaan, bahkan sampai menyerang personal sosok Paus Urban VIII yang kala itu sebagai tokoh tertinggi Gereja. Nah loh, gimana mau ngga di adili, kalo dah begitu urusannya? 😂

Silahkan riset sendiri, bahkan sudah ada beberapa kutipan konten dari buku dialog tsb yang sudah dirangkum dgn sangat singkat oleh wikipedia[7]:

wk

Bahkan dalam bukunya James Hannam yang berjudul The Genesis of Science[8] pun menjelaskan lebih detail lagi kejadian tentang pengadilan Galileo yang terkenal sebelum inkuisisi adalah persoalan POLITIK, BUKAN SAINS.

The Genesis of Science, James Hannam
The Genesis of Science, James Hannam

Nah loh, masih mau mikir kalau Galileo pembela sains ? 😏 Oke, kita lanjut lagi..

Mulai dari sini, apakah pihak Gereja langsung menjatuhi hukuman pada Galieleo ? Eiits, entarr dulu.. Pihak gereja masih bersikap sangat bijaksana dan netral dengan memberikan Galileo kesempatan untuk membuktikan teorinya itu. Namun ternyata hasil pembuktiannya berujung GAGAL. Pembuktian saintifik yang gagal ini terkenal dengan sebutan “STELLAR PARALLAXyang masih dilakukan pelajar dan peneliti sampai sekarang. Terakhir oleh Nasa dan Harvard University tapi tidak ada pembuktian soal stellar parallax, yang ada malah NEGATIVE PARALLAX[9].

Oleh sebab itu galileo diadili, tepat pada tanggal 13 Februari 1633, dan dari keputusannya Galielo harus meminta maaf secara terbuka pada otoritas Gereja dan tidak mengemukakan pemahamannya lagi ke publik tentang konsep Heliosentriknya. Wiih, masih baik yah pihak Gereja saat itu, sudah diserang habis karakternya, tapi masih diberi kesempatan untuk meminta maaf.. 👏👏👏

Sayang, setelah itu apa yang terjadi? Para politikus kotor yang memang ingin menjatuhkan otoritas agama memanfaatkan situasi ini menjadi kian memanas dengan menggunakan media-media bayaran untuk menyebarkan isu negatif dan mengadu domba antara Gereja dengan simpati publik terhadap Galileo.

Disamping itu, Galileo bukannya meminta maaf, malah makin vokal menyebarkan teori heliosentrisnya sekaligus media-media juga gencar menggiring simpati publik pada Galileo sekaligus mengkritisi dan menuduh otoritas Gereja yang seolah telah membatasi ilmu pengetahuan. Alhasil, dengan terpaksa Galilelo harus di adili kembali pada 22 Juni 1633. Dihari itulah Galileo di jatuhi hukuman menjadi tahanan selama sisa hidupnya! Wow! Lalu apakah propagandanya cukup sampai disini? Masih belum sob… hhahaha….

Galileo di Jatuhi HUKUMAN PENJARA SEUMUR HIDUP hanya karena ia mengemukakan ide nya!

Tentu bagi yang mendapat judul narasi seperti itu, pasti simpati dong dan berpihak ke Galileo sekaligus kesal dengan Gereja yang telah bertindak otoriter. Seolah-olah galileo di penjara didalam ruang gelap nan sempit berjeruji besi. Dilarang bertemu orang lain. Jauh dari alam bebas dan terlarang untuk melanjutkan penelitian-penelitiannya lagi. Bahkan sampai tersebar isu bahwa Galileo nyaris mendapati hukuman mati. WTF. Berbagai cerita tragis nan dramatis bersliweran tentang dirinya. Karena memang disini tujuan politiknya. Menggiring opini dan simpati publik pada Galileo sekaligus benci terhadap pihak Gereja.

Padahal faktanya Galileo memang benar dijatuhi hukuman, tapi sebagai TAHANAN RUMAH. Enaknya lagi, Ia bahkan dapat memilih sendiri ingin dimana lokasi yang dia mau. Sampai akhirnya ia memilih tinggal di sebuah Villa cukup nyaman di Arcetri, Florence. Ia juga masih dapat menerima tamu kerabat, keluarga maupun kolega sainsmuridnya. Ia masih tetap dapat mendalami dan meneliti ilmu matematika dan fisikanya sampai ujung usianya. Dan ia bahkan masih bisa menulis buku karyanya yang terakhir berjudul Two New Sciences[10](1638) yang memang tidak ada hubungannya dengan astronomi heliosentrik maupun geosentrik.

Selama paska dijatuhkannya hukuman (yang sangat ringan tapi dibungkus dengan DRAMATIS bin SADIS) pada Galileo, pamor Gereja kian terhimpit, sedangkan ide Galileo kian eksis. Dari sinilah asal mula propaganda tentang sains modern bertajuk Abad PencerahanThe Renaissance” dimulai.

Mulai ada beberapa sekolah-sekolah yang berani mengajarkan teori Heliosentris-nya Galileo seolah telah terbukti benar padahal sama sekali TIDAK TERBUKTI bahkan teori Gravitasi yang menguatkan ide Galileo pun baru ada ratusan tahun setelahnya. Hingga pada akhirnya ide Galileo tersebut wajib dijarkan seluruh sekolah-sekolah Eropa kala itu. Dan semenjak dibentuknya UNESCO, ide sekaligus kisah palsu dramatis Galileo tersebut menjadi WAJIB di pelajari disetiap ruang sekolah seluruh dunia

Atas tragedi politik kotor yang dramatis ini juga lah Galileo sendiri memiliki beberapa julukan yang aduhaiii hebatnya, seperti “bapak astronomi observasional“, “bapak ilmu fisika modern“, “bapak metode ilmiah“, dan “bapak ilmu pengetahuan“. Dari sinilah lahirnya Abad PencerahanThe Renaissance“, (seolah-olah sebelum lahirnya Galileo, dunia ini masih dirundung dalam Abad Kegelapan yang buta akan sains). 🙄

Tujuan dan Kesimpulan… (Klik halaman 2)

Leave a Reply