Erdogan

Sejak kemarin media ramai dengan berita pidato Erdogan saat peresmian Hagia Sophia jadi masjid. Dia teriak² yang intinya begini: “Kebangkitan Hagia Sophia jadi tanda dekatnya pembebasan Palestina!”

●Perhatikan urutan yang dia maksud:
Hagia Sophia diubah jadi masjid lalu terjadilah pembebasan Palestina.

Sekarang mari kita perhatikan urutan peristiwa akhir zaman berdasarkan sabda Nabi Muhammad ﷺ yang kemarin kita bahas.

عُمْرَانُ بَيْتِ الْمَقْدِسِ خَرَابُ يَثْرِبَ، وَخَرَابُ يَثْرِبَ خُرُوجُ الْمَلْحَمَةِ، وَخُرُوجُ الْمَلْحَمَةِ فَتْحُ قُسْطَنْطِينِيَّةَ، وَفَتْحُ الْقُسْطَنْطِينِيَّةِ خُرُوجُ الدَّجَّالِ

“Makmurnya Baitul Maqdis adalah tanda keruntuhan kota Madinah, runtuhnya kota Madinah adalah tanda terjadinya peperangan besar (Malhamah), terjadinya peperangan besar adalah tanda dari pembukaan kota Konstantinopel, dan pembukaan kota Konstantinopel adalah tanda keluarnya Dajjal.”[H.R. Abu Daud & Muslim]

Nabi ﷺ justeru menyatakan penaklukan Konstantinopel-lah yang jadi tanda pembebasan Palestina dari Dajjal dan Israelnya. Tidak ada urusan dengan Hagia Sophia.


● Tegasnya menurut sabda Nabi ﷺ:

Justeru negara si Erdogan-lah yang bakal ditaklukkan dulu (oleh pasukan gabungan Muslim-Kristian Ortodoks) sebelum dibinasakannya Dajjal.


Paham tidak permainan culas di sini? Erdogan mengalihkan perhatian muslimin dari sabda Nabi ﷺ dan dia minta dukungan muslim sedunia. Paham?

Kamu mau ikuti kata si Erdogan atau ikuti sabda nabimu, hei Muslim?!

Maka bukan berlebihan kalau Syaikh Imran Nazar Hosein menyatakan,
“Siapa pun yang mendukung dan bergembira Hagia Sophia diubah jadi masjid, batal haknya mendapat syafaat Nabi ﷺ di akhirat kelak.

Kamu memunggungi amanat Quran (Al-Hajj:40) dan mengabaikan sabda nabimu lalu berharap dapat syafaat??? Tidak tahu diri, tidak punya malu, tidak pakai otak!.

● Logika prematur Erdogan:
Yang menjajah Palestina itu Zionis Israel (yahudi palsu). Lalu apa hubungannya dengan Hagia Sophia yang haknya Kristen Ortodoks itu sebagai tanda pembebasan Palestina? Yang menjajah Palestina di Tepi Barat dan Gaza itu orang² Kristen-Ortodoks? Tidak bisa bedakan Zionis dan Kristen Ortodoks?

Sebenarnya dengan pengubahan Hagia Sophia jadi masjid itu, Turki-Erdogan sedang menantang Rusia (pemimpin dunia Kristen-Ortodoks), bukan menantang Israel. Paham?!

Di mulut menantang Israel, di kenyataannya menantang Rusia. Di mulut dan di perbuatan beda. Sebutannya apa tuh?

Padahal kalau sampai Rusia membalas, Turki sebagai member akan berlindung di balik ketiak NATO (<~~ miniatur pasukan Dajjal karena komandannya Zion-Amrik dan Zion-British).

Paham akan digiring ke mana muslim sedunia? Muslim sedunia akan digiring ke tengah Malhamah perang nuklir antara Zion vs Rusia daaaan kita muslim ditempatkan di barisan para pendukung Zion! Mati di tengah, mati kafir pula kalian hei, Muslim!!


Penggiringan semacam ini pernah dilakukan Arab Saudi yang dengan “sok leader” membentuk Aliansi 34 Negara Muslim untuk melawan Terorisme [link berita]. Yang dimaksud teroris di sini militan yang ada di Irak, Suriah, Libya, Mesir, dan Afganistan. (intinya negara² Islam yang dianggap membahayakan posisi kerajaan Saud).

Padahal di saat bersamaan, Saudi mengizinkan jet² tempur Israel melintasi wilayah udaranya untuk membombardir mujahidin dan tentara nasional Suriah di medan tempur. Jadi diam² Saudi menggiring negara² muslim untuk bahu-membahu dengan Zionisrael, Cuy.

Rudal Saudi dan Israel ceritanya sering salah sasaran pula. Korbannya banyak warga sipil. Berbeda dengan ketika Rusia turun tangan basmi ISIS. Hanya dalam waktu 2 bulanan, ISIS keok dihajar rudal² Rusia TANPA ada salah sasaran ke permukiman warga sipil.

*Indonesia ketika itu gak masuk Aliansi 34 Negara karena kebetulan yang sedang berkuasa di sana ialah rezim yang alergi dengan Islam dan khilafah. Ya ‘gak, Bong?! 🤣


Kembali ke si Erdogan,

Dalam pidatonya, dia juga mengklaim negaranya sebagai pemimpin dunia Islam dan koar² bakal mengembalikan kejayaan Islam Bukhara di Uzbekistan dan Andalusia di Spanyol.

Bagi orang berpikir, pernyataan si Erdogan ini nyata² mengarah ke ambisi Neo-Ottoman yang bakal jadi bumerang kedua bagi umat Islam sejak aib tahun 1453 silam. Betul² memancing di air keruh; mengundang bala’.

https://militermeter.com/semangat-neo-ottoman-turki-dan-erdogan-picu-perang-dunia/

■ SIAPA ERDOGAN DAN TURKI SEBENARNYA?

Pertama, mari pahami dulu makna hakiki ayat ini:

يٰۤـاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا لَا تَتَّخِذُوا الْيَهُوْدَ وَا لنَّصٰرٰۤى اَوْلِيَآءَ ۘ بَعْضُهُمْ اَوْلِيَآءُ بَعْضٍ ۗ وَمَنْ يَّتَوَلَّهُمْ مِّنْكُمْ فَاِ نَّهٗ مِنْهُمْ ۗ اِنَّ اللّٰهَ لَا يَهْدِى الْقَوْمَ الظّٰلِمِيْنَ

“Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah kamu menjadikan orang Yahudi dan Nasrani sebagai pemimpin(mu); yang mereka satu sama lain saling melindungi. Barangsiapa di antara kamu yang menjadikan mereka pemimpin, maka sesungguhnya dia termasuk golongan mereka. Sungguh, Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang zalim.”
(Q.S. Al-Ma’idah [5]:51)

● Pesan sejarah yang terkandung dalam ayat:
Yang menyiksa dan membunuh Yesus di tiang salib itu orang Yahudi. Itu sebabnya berabad² kemudian orang Yahudi dibenci orang Kristen. Jadi wajarnya memang Yahudi kontra dengan Kristen.

Tapi Allâḥ ﷻ Yang Maha Tahu memberi isyarat bahwa kelak akan ada segolongan Yahudi palsu dan segolongan Kristen palsu yang malah akur dan bekerja sama dalam sebuah makar akbar. Itulah mereka yang disebut Yudeo-Kristian alias Zionis.

Zaman now zionis itu Uni-Eropa dan AS. Contohnya organisasi NATO tadi itu. Salah satu kebejatan NATO yang ini:

● Amanah ayat:
Hei muslim akhir zaman, jangan bekerja sama dan berhubungan mesra dengan Zionis.

Mana saja contoh negeri muslim yang mengabaikan perintah Allâḥ ﷻ itu?

  1. Arab Saudi (menghapus Israel dari daftar musuh negara)
  2. Turki (member NATO)

~~Sadarilah,
Turki dan Arab Saudi di akhir zaman ini senantiasa menggiring muslim sedunia ke dalam murka Allâḥ ﷻ dan ke arah batalnya syafaat Nabi ﷺ atas muslimin.

~~Sadarilah,
kemarin itu Erdogan sedang berperan layaknya mesias yang menggiring muslim serupa domba-domba tersesat ke arah keberpihakan pada kubu Dajjalis.

Terima-tidak terima. Itu urusanmu.
Just take it or leave it aja, Gaes. 😜


sumber: Adam Troy E.

Leave a Reply